Profil Lulusan

Lulusan Program Studi Magister Kajian Sastra dan Budaya mempunyai profil 1) peneliti, 2) berpandangan inklusif, 3) berwawasan estetis, dan 4) penyedia solusi.

  1. Dalam hal ini, lulusan diharapkan memiliki kepekaan terhadap fenomena sastra dan budaya yang terjadi di masyarakat. Tidak hanya itu, lulusan juga kemudian mampu menerapkan ilmu yang diperolehnya untuk menganalisa fenomena tersebut sehingga menghasilkan konsep-konsep baru yang berkontribusi dalam pengembangan kajian sastra dan budaya.
  2. Berpandangan inklusif. Kajian sastra dan budaya yang komprehensif membutuhkan pendekatan yang sifatnya multidisipliner. Oleh karena itu, lulusan harus memiliki pandangan luas dan terbuka untuk menerima, menghargai, dan merayakan berbagai perbedaan dan keragaman yang menjiwai sastra dan budaya sebagai produk agung dari kemanusiaan.
  3. Berwawasan estetis. Karya sastra dan produk budaya lainnya merupakan hasil rasa manusia yang sarat akan unsur estetika. Sehingga untuk mengkajinya, lulusan perlu memiliki kemampuan untuk menghargai nilai estetika, sebuah prasyarat yang memampukan lulusan untuk mencapai tahap awal dari analisa: apresiasi.
  4. Penyedia solusi. Lulusan diharapkan menerapkan ilmu yang diperolehnya untuk memformulasikan solusi atas problematika di masyarakat yang sesuai dengan ranah kajiannya.